Showing posts with label Pleci. Show all posts
Showing posts with label Pleci. Show all posts

Sunday, December 20, 2015

Mating Season - Red-shouldered Hawk

I'm coming home and Tony points out that two birds were flying together and one of them was sitting on top....oh.....let me see
Just as I put my pack down and reach in for my bins and camera, the male arrived and this is how it all began....




....and ended.....

....will this be "forever after?"

Tekhnik hipnotis untuk burung dan binatang peliharaan

Hipnotis selama ini dikenal hanya ampuh pada makhluk yang bernama manusia saja, tapi tidak lagi karena ternyata tekhnik hipnotis ini juga bisa diterapkan kepada binatang peliharaan semisal Unggas, burung dan kelinci dan bukan tidak mungkin berlaku pada semua jenis binatang lainnya. 
Tekhnik hipnotis ini menggunakan metode ' pengalihan kondisi ' dimana pada saat hewan atau burung terhipnotis, dirinya akan merasa dalam bahaya dan naluri menghindari bahaya itulah yang diterapkan pada otaknya ( pada beberapa hewan serta unggas biasanya akan pura-pura mati begitu mengetahui ada bahaya yang mengancam jiwanya begitu juga yang diterapkan dalam metode hipnotis ini). 
Namun Tekhnik hipnotis ini dilakukan pada burung bukan untuk mengetahui curhatan si burung mengenai pemiliknya seperti acaranya Uya Kuya (^;^) namun bisa juga digunakan untuk pengobatan penyakit pada burung dan sebagainya. 


Berikut cara-cara dan tehnik menghipnotis burung dan hewan lainnya sebagaimana tertulis dalam sebuah artikel di www.pakarhipnotis.com

Hipnotis Pada Ayam atau Burung


Coba Anda pegang leher ayam dengan menekan kelantai atau meja sehingga tubuhnya rata dengan lantai atau meja. Kemudian rentangkan kepalanya menempel di meja atau lantai dalam kondisi tertelungkap sehingga kepala ayam lurus dan paruh ada di ujung. Anda harus menjaga matanya dan jangan sampai tertutup oleh tangan Anda. 
Ingat…!! Lakukan dengan hati – hati tanpa menyakitinya. 
Kemudian ambil pena atau kapur lalu tarik garik lurus sepanjang 10 – 15 cm dimulai dari ujung paruh ke depan (menjauhi kepala), pastikan mata ayam mengikutinya. Pertahankan beberapa saat pegangan Anda, sampai si ayam tertidur. Lepaskan, ayam akan diam saja disitu.
Untuk membangunkannya, jauhkan dari gambar garis tadi dan tepuk punggungnya. Teknik hipnotis ini juga bisa dilakukan pada semua jenis burung dengan teknik hipnotis yang sama pada ayam.

Hipnotis Kelinci.

Baringkan kelinci di punggungnya (menghadap ketas), tekan dengan lembut telinganya secara lurus di lantai/meja. Kemudian dengan tangan satunya anda tarik kaki belakangnya selama beberapa menit. Pertahankan selama 1 menit, maka ia akan terhipnotis. Untuk membangunkan tiup hidungnya dan gulingkan tubuhnya ke samping.

referensi dan sumber : www.pakarhipnotis.com

Saturday, December 19, 2015

Perawatan burung selama masa mabung


Mabung adalah kondisi normal yang merupakan siklus tahunan yang terjadi pada unggas-unggasan dan burung. Mabung adalah waktu dimana proses pergantian bulu lama ke bulu baru sedang berlangsung, dan pada waktu mabung tersebut burung kadang sering terlihat diam tidak segacor biasanya dan lebih banyak makan atau minum dari biasanya. wajar saja karena pada kondisi mabung tersebut burung memerlukan asupan energi yang lebih untk membantu proses pertumbuhan bulunya. Perawatan selama masa mabung inilah yang harus benar - benar kita perhatikan. dan sebelum kita membahasa lebih jauh lagi mengenai bagaimana perawatan burung mabung sebaiknya kita memahami dahulu apa itu mabung atau moulting, mabung atau moulting adalah proses rontok bulu tua pada unggas atau burung secara periodik, secara normal biasanya berlangsung sekali dalam satu tahun dan pada beberapa jenis burung tertentu bisa berlangsung dua hingga tiga kali dalam satu tahun.
Ngurak adalah istilah atau sebutan untuk bulu burung yang sudah tidak beraturan dan ditandai dengan rontoknya bulu-bulu kecil atau halus.

Ambrol adalah sebutan untuk bulu burung yang rontok semua atau burung mengalami 75% hingga 95% kerontokan bulu

Nyulam adalah kondisi dimana tumbuhnya bulu baru menggantikan bulu yang rontok, tetapi secara keseluruhan bulu burung dalam kondisi bagus dalam arti tidak sedang berada pada proses ngurak
Pada beberapa burung tertentu seperti dari jenis cucak-cucakan sangat jarang ditemui burung yang mengalami proses mabung seperti ngurak, ambrol dan mabung, biasanya burung - burung tersebut hanya mengalami masa NYULAM dalam artian rontok bulu tidak secara keseluruhan tetapi langsung digantikan dengan tumbuhnya bulu baru.

PENANGANAN NGURAK
penanganan pada kondisi dimana burung mengalami masa ngurak:
Burung di beri kerodong (full kerodong) dan hanya dibuka pada saat mengganti makanan dan minumannya.
  • Mengganti merek voer yang digunakan.
  • Memberikan EF kroto, untuk burung seperti Murai Batu, Kacer, Anis Merah, Anis Kembang dan burung besar lainnya kroto bisa diberikan minimal satu sendok makan sehari, sementara untuk burung kenari dan burung burung kecil lainnya bisa diberikan setengah sendok teh sedang untuk branjangan diberikan dua sendok teh.
  • Selama masa ngurak burung jangan dulu dijemur apalagi dimandikan.
Selama di kerodong itu kerodong bisa disemprot dengan semprotan kecil hanya untuk melembabkan suasana didalam sangkar agar proses moulting berlangsung sempurna dan bulu-bulu bisa rontok dengan cepat dan dengan demikian proses pertumbuhan bulupun akan lebih cepat. Selain dari Full kerodong tersebut ada juga cara lain untuk merontokan bulu yaitu dengan mencampurkan susu bubuk putih (merek apa saja) secukupnya kedalam voer atau kroto pada burung yang akan diambrolkan bulunya selama 2 hingga 3 hari sampai bulu-bulu burung tersebut terlihat berjatuhan setiap harinya. dalam waktu satu minggu biasanya burung sudah ambrol dan proses pemberian susu bubuk ini bisa dihentikan.
Mengatasi burung yang mabung tidak tuntas
Pada tahapan ini burung sudah mengalami pergantian bulu tetapi masih ada bulu bulu kecil yang tertutup lapisan tanduk. maka tindakan yang dilakukan adalah:
Rutin memandikan dan menjemur burung secara bertahap, untuk mandi minimal sehari sekali dan untuk proses penjemuran jangan lebih dari 30 menit pada tahap-tahap awalnya dan lama penjemuran bisa dinaikan pada hari-hari berikutnya. 

sumber:berbagaisumber

Pleci VIP

Memang gak pernah ada bosannya membahas tentang burung kecil ini, selain booming dimana mana Burung pleci dipastikan menjadi burung populer di tahun 2011 dan 2012 ini, sekarang hampir tiap rumah menggantung sangkar kecil yang berisi pleci dimana - mana. dari yang tidak hobby dengan burung kicauan pun tertarik memelihara si kecil nan lincah ini.. lantas dimana kesenangannya ? NGEPLONG / BUKA PARUH itulah yang ditunggu tunggu Pleci Mania , begitu plecinya terdengar ngeriwik langsung perawatan total hingga ekstra rawatan mulai dari yang ekonomi hingga VIP diberlakukan hanya untuk membuat pleci kesayangannya buka paruh. 
Disini kita akan membahas pemilihan pleci ombyokan, perawatannya serta pakannya. yang kebetulan didapat dari hasil rangkuman dari beberapa sumber media termasuk jejaring sosial dan media internet lainnya.
PEMILIHAN PLECI OMBYOKAN

ada beberapa kriteria yang penting dalam memilih burung terlebih yang disatukan dalam satu kandang ombyokan ,dan juga perlu kejelian kita memilih burung yang benar benar memiliki prospek bagus. 

1. Berjenis kelamin Jantan
Pastikan pleci yang anda pilih adalah berjenis kelamin jantan yang bisa diperhatikan lewat: 
  • Ukuran tubuh yang lebih panjang dengan kaki jenjang
  • Ukuran kepala yang lebih besar dengan paruh besar, tebal dan panjang.
  • Warna bulu di tubuhnya terlihat terang dan bersih.
  • Vent (kelamin) yang tampak menonjol tegak 30-80 derajat terhadap perut, bisa dilihat dengan cara meniup bawah perutnya.
  • Memiliki nada panggil ( CALL ) yang lebih nyaring dan terdengar tegas.
  • Ekor yang lebih panjang dan cenderung membentuk huruf V sempurna
  • Mata yang terlihat lebih besar, dan sedikit menonjol keluar bila dilihat dari depan.
  • Lingkar kacamata yang cenderung lebih tebal dengan warna putih bersih
  • Gerakan yang lincah dan responsif.
2. Usia yang masih muda
Semakin muda usia burung pleci semakin besar juga peluang agar burung pleci tersebut bisa buka paruh yang diawali dari ngeriwikan kecil hingga ke ngalas. selain mudah dan lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan, burung pleci yang masih muda juga memiliki tingkat stress yang lebih rendah dari pada pleci dewasa atau yang sudah tua, juga pemasteran yang akan efektif karena pleci muda lebih cenderung memiliki daya ingatan yang tinggi jadi mudah dimaster sesuai dengan keinginan kita.

3. Perhatikan Tanda khusus
Biasanya pemikat burung (walaupun tidak semua) akan memberi tanda khusus dengan menggunakan spidol berwarna pada kepala atau tubuh burung atau juga memotong bulu burung untuk menandakan bahwa burung tersebut bagus , jadi cobalah mencari tanda - tanda itu di kandang ombyokan.

4. Katuranggan
Katuranggan adalah informasi mengenai tampilan fisik yang akan menentukan performa dari burung tersebut, katuranggan ini disusun berdasarkan pengalaman dan uji kebenaran selama puluhan tahun, bagaimana memilih katuranggan yang baik untuk pleci ombyokan sesuai dengan yang kita inginkan. 

  • Postur badan panjang proposional terhadap kaki,leherdan ekor .
  • kaki jenjang panjang ,kering dan jari jari panjang .
  • Kepala lebih besar berbentuk kotak ,atau dahi menonjol.
  • Pangkal paruh lebar ,paruh tdk terlalu tebal dan tidak terlalu tipis ,paruh panjang dan lurus.
  • Leher panjang dan tebal berisi.
  • Dada lebar dan berisi atau berdada bidang .
  • Ekor panjang dan rapi .
  • Bulu berwarna kering,rapi dan mengkilap (lebih kontras).
  • Mata bulat besar melotot.
  • Gerakan lincah .
  • Sayap lebar dan mengepit rapat simetris.
  • Berdiri kuat 30-45 derajat .



PERAWATAN PLECI MONTANUS DAN JENIS LAIN 


Pleci Montanus atau pleci gunung ini termasuk jenis yang paling populer di kalangan pecinta pleci. Selain dari volume suaranya yang lantang juga variasi lagu yang lebih banyak. 
pleci ini termasuk yang memiliki sub spesis terbanyak, ada sekitar 9 sub spesis dari jenis pleci ini termasuk yang tersebar di beberapa daerah di Kepulauan Jawa. Sebutan untuk pleci ini beragam di beberapa daerah . ada yang menyebut dengan nama pleci dada putih, pleci gunung, pleci super, pleci kapur dsb. Ciri utama dari pleci montanus adalah tubuh yang lebih besar dari pleci dada kuning. juga iris mata yang berwarna putih menjadi ciri khas dan menjadi daya tarik tersendiri dari pleci jenis ini. Perawatan pleci montanus ini sebenarnya sama saja dengan pleci jenis lainnya hanya pleci jenis ini sangat sulit untuk beradaptasi dan dibutuhkan waktu lama untuk dapat berkicau dengan membuka paruhnya. Pleci montanus termasuk pleci dengan nafsu makan yang besar sehingga pleci ini kerap mengalami kegemukan jika pola makan tidak diatur dengan baik. 

Rawatan harian pleci Montanus. 

  1. Gantung rendah di tempat yang ramai agar pleci terbiasa dan cepat beradaptasi. 
  2. Jemur rutin tiap hari selama 1/2 - 1 jam, 
  3. Mandi rutin tiap hari pada pagi hari dan sore hari. 
  4. Buah segar harus tersedia setiap harinya dan pemberiannya bisa di selang seling seperti: Pisang - Pepaya - Apel - Sawo - Pisang - Pepaya - Apel 
  5. Berikan kroto segar 1 sendok makan setap pagi dan sore 
  6. Berikan ulat hongkong pilih yang berwarna putih 2-3 ekor setiap pagi dan sore 
    Untuk mengatasi pleci montanus dan juga jenis lainnya yang mengalami kegemukan:

  • Hentikan pemberian buah lainnya selain pepaya tiap harinya. 
  • Kurangi makanan berlemak seperti Ulat Hongkong dan Ulat kandang. 
  • Kroto dikurangi 
  • Selama tahapan ini jangan dulu memberikan voer maupun madu Ganti sangkar dengan ukuran yang besar dan jumlah tangkringan yang diperbanyak agar burung lebih banyak bergerak dan beraktifitas.



MEMBUAT PLECI LEBIH CEPAT BUKA PARUH 


Pelihara pleci lebih dari satu ekor dengan jenis yang sama!. ingat panggilan tiap jenis pleci itu berbeda-beda jadi tidak bakalan cocok jika memelihara pleci dada putih dengan pleci dada kuning, yang bagus adalah memelihara pleci dengan jenis / ras yang sama dengan demikian burung plecipun akan lebih cepat bersahut-sahutan dan lebih cepat juga buka paruh ( ngeplong ). OK, semoga tulisan ini bermanfaat bagi pleci mania indonesia. @ariesmunandi


Seputar burung tledekan

Burung Tledekan mempunyai panjang badan berkisar antara 8 s/d 20 cm. Membedakan Jenis kelamin pada burung ini dengan pola warna yang kontras antara tledekan yang berkelamin jantan dibandingkan dengan burung tledekan betina. Contoh pada Species Tledekan Gunung Warna Pejantan pada Jenis Niltava ini belakang biru tua dan satu biru cerah di kepala, terdapat kedok hitam sekitar mata mata, satu jakun hitam, dan terdapat warna jeruk bersinar perutnya, beberapa genus seperti vivid niltava berwarna ungu kebiruan, biru putih (mungkin sering kita kenal sebagai tledekan laut) Warna pada jenis Betina adalah coklat zaitun dengan coklat muda di perut , dan warna betina muda adalah coklat cerah dengan agak keputih-putihan

KLASIFIKASI 


Kingdom : Animalia 

Phylum: Chordata 

Class: Aves 
Order: Passeriformes 
Family: Muscicapidae 
Genus: Niltava
Spesies Burung ini meliputi :
  • Large Niltava, Niltava grandis
  • Small Niltava, Niltava macgrigoriae
  • Fujian Niltava, Niltava davidi
  • Rufous-bellied Niltava, Niltava sundara
  • Rufous-vented Niltava, Niltava sumatrana
  • Vivid Niltava, Niltava vivida

DAERAH PENYEBARAN
Mulai dari Himalaya daerah dari Negeri nepal , Bhutan, India , dan meluas melalui pegunungan dari Myanmar , Thailand, Kamboja, dan Cina barat daya dan Tenggara, asia , termasuk semenanjung Malaya dan Sumatera , jawa.

HABITAT
Pada tempat yang cenderung lembab,hutan lebat berdaun lebar dan hijau, sering dekat satu aliran sungai dan biasanya pada hutan tropis dan sub tropis. Kebanyakan berkembangbiak di ketinggian dari 5,000-350 ft (1,525-850 m).

PERILAKU
Burung ini termasuk burung yang tidak melakukan migrasi, tapi melakukan perpindahan habitat musiman di antara dataran tinggi dan rendah. Pasangan burung ini berkembang biak pada satu wilayah tertentu. Walaupun aktif bergerak tapi burung sering duduk di atas bertengger untuk waktu yang agak lama. Kicauan burung ini berupa rangkaian sederhana tiga atau empat kombinasi siulan. Tledekan termasuk burung fighter ( seperti burung Murai Batu, Kacer, Ciblek) dsb. Sehingga sangat mudah mendapatkannya. Bila ada Tledekan, ditemukan Tledekan peliharaaan atau suara kaset Tledekan, langsung menyambar !

MAKANAN DAN POLA MAKAN
Makanan Pokok keluarga Niltava adalah serangga seperti capung, kupu-kupu ulat dan buah buahan kecil. Dikenal pula Tledekan Bambu karena hidupnya di bambu, bersarangnya juga banyak di bambu, juga di pohon. Dia suka makan ulat2 di bambu juga di pohon.

POLA REPRODUKSI
Bersarang di hutan. Membuat sarang berbentuk piala dari lumut dan serabut lain pada satu area berlumut antara batuan, pada satu batang pohon, atau pada satu rongga dangkal pada Pohon/kayu busuk. Seperti pada kebanyakan burung Pada musim kawin burung ini lebih aktif berkicau,dan mengepakkan sayap dan ekor untuk menarik pasangan. Dalam membuat sarangnya, tledekan ada yg membuat sarang di atas pohon dan ada yang bersarang diatas tanah mirip branjangan.(tentunya yg paling banyak dicari adalah tledekan yg bersarang diatas tanah)
Burung yang mempunyai kekerabatan paling dekat dan mempunyai habitan yang hampir sama adalah terdapat dalam genus berikut :

Genus Cyanoptila - Tledekan Laut - Sulingan laut

Genus Eumyias - Tledekan Biru - Selendang biru


Genus Cyornis - Tledekan Gunung

Misalnya seperti Tledekan Laut. Yang sering kita kenal sebagai tledekan laut ini termasuk dalam genus Cyanoptila dan dikenal dengan nama Blue-and-white Flycatcher, Cyanoptila cyanomelana Burung ini juga Penangkap Serangga , berwarna biru dan putih, yang mempunyai perbedaan dengan jenis genus niltava yaitu senang berpindah. daerah penyebarannya meliputi Jepang, Korea, sebagian Cina dan Rusia, Asia Tenggara, terutama di Vietnam, Kamboja, Thailand, Sumatera dan Borneo.
dapatkan tips bagaimana memilih dan perawatan burung tledekan disini

Sumber :
kicaumaniabogor
berbagai sumber
Kicaumania.org

Ciri-ciri Kacer Prospek Juara Lomba

Bagaimana mengetahui ciri-ciri burung kacer bogor/kacer poci/kacer dada putih mabung untuk pertama kalinya, berikut adalah ulasan singkat mengenai ciri-ciri burung kacer yang masih muda yang baru mengalami masa mabung untuk yang pertama kalinya, seperti kita ketahui tahapan burung mabung sendiri itu merupakan siklus alami burung yang prosesnya bertahap mulai dari mabung pertama (burung masih muda) hingga mabung berikutnya (burung dewasa hingga sudah tua) dan dari tahapan mabung tersebut kita bisa mengetahui apakah burung tersebut masih muda, dewasa atau sudah tua selain dari ciri-ciri yang sering kita dengar. 

Pada kacer poci/dada putih ini tanda-tanda bahwa burung masih muda bisa dilihat dari bulu pada bagian pinggiran dada putihnya yang berdekatan dengan sayapnya masih terlihat warna hitamnya yang seperti kabut atau warna putihnya belum putih bersih dan terlihat seperti berkabut hitam. dan ini sangat jelas berbeda dengan burung yang sudah dewasa ata pun sudah tua yang mengalami 2 kali mabung atau lebih.

Burung yang masih muda juga ditandai dengan pangkal paruh yang terlihat bergaris dengan warna terang yang akan terlihat berwarna kuning pada burung yang masih sangat muda. sedangkan pada burung yang sudah tua akan terlihat bibir di pangkal paruhnya terlihat seperti memanjang.

Pada kaki burung muda terlihat seperti hitam basah dan juda belum bersisik.
Demikian ulasan sekilas mengenai ciri-ciri fisik burung kacer yang masih muda dan belum/akan mengalami masa mabung pertamanya. 
Semoga bermanfaat bagi kicau mania.

Mengecek jenis kelamin burung dengan pendulum

Bingung menentukan burung jantan atau betina? coba salah satu tips alternatif dibawah ini yang sering juga digunakan para penggemar burung kicauan dalam menentukan jenis kelamin burung jika dirasa diperlukan.
Banyak cara menentukan jenis kelamin dari seekor burung, cara-cara tersebut biasanya ditentukan dari warna bulu, warna khas dari salah satu anggota tubuhnya, bentuk dan ukuran tubuh dan kepala, panjang kaki, hingga menguji kerenggangan dari supit udang burung. tapi bagaimana jika kita benar-benar mengalami kemandegan dalam menentukan jenis kelamin burung tersebut? jalan terakhir adalah merawat terus burung tersebut dan terus memantau apakah burung tersebut bakal gacor atau malah bertelor. disini kita akan membahasa mengenai pemilihan sexing burung dengan metode pendulum.



Sebelum mengulas lebih lanjut dan sebelum hal ini menjadi pro dan kontra disini saya jelasakan bahwa keberhasilan dari metode pendulum ini sekitar 70:30 dan keakuratan hasilnya tergantung dari gelombang pikiran dari yang memegang pendulum tersebut, dalam artian jika kita ingin menentukan apakah burung tersebut jantan atau betina dan karena sewaktu ktia mencobanya dengan pendulum pikiran kita menginginkan burung tersebut adalah jantan maka yang terjadi adalah hasil dari metode tersebut adalah burung jantan walupun burung tersebut kenyataannya adalah burung betina. dan bagaimanapun metode ini hanyalah sebagai salah satu alternatif saja bukan sebagai penentu akhir apakah burung tersebut jantan atau betina.

Bagaimana pendulum bekerja ,kita tidak akan membahasnya disini karena sudah ada artikel mengenai hal tersebut yang diulas panjang lebar di forum kicau mania, lengkapnya disini : http://www.kicaumania.org/forums/archive/index.php/t-9603.html

Metode untuk menentukan jenis kelamin pada burung ada 3 jenis secara garis besar, yaitu:
1. Melihat fisik (Visual)
2. Tester atau DNA
3. Getaran Manetik (Pendulum)

Penentuan jenis kelamin dengan melihat fisik atau Visual kadang sering terjadi kesalahan antara orang yang satu dengan yang lain yg dapat berbeda penilaian. Metode ini perlu pengalaman yang tinggi.

Dengan tester atau DNA, metode ini perlu pengeluaran beaya yang tinggi atau untuk membeli alatnya, dan tidak significan dengan harga beaya burung, biasanya orang ragu menentukan jenis kelamin pada saat burung masih bahan atau belum bunyi.

Metode alternatif yang lain adalah Metode Magnetik atau Pendulum, metode ini berprinsip dengan kaidah:
- Gravitasi Bumi
- Magnetik Bumi

Metode Sexing/Pendulum/Magnetik

Konsep dasarnya adalah gaya tarik menarik dan tolak menolak.


Tarik-menarik dalam fenomena fisika berarti gaya untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda yang lain. Misalnya partikel satu dengan partikel lain selalu akan saling tarik-menarik. Contoh paling sederhana adalah serbuk yang ditaburkan di atas air di dalam gelas, lama kelamaan serbuk ini akan menempel ke pinggir (pada gelas). Contoh lain yang dikemukakan oleh Sir Isaac Newton bahwa benda apapun di atas udara akan ditarik oleh bumi. Hal ini banyak dikenal sebagai fenomena benda jatuh. Teori ini kemudian dikembangkan lagi bahwa setiap benda angkasa akan saling tarik-menarik, dan ini bisa dibuktikan mengapa bumi harus berputar mengelilingi matahari untuk mengimbangi gaya tarik-menarik bumi-matahari. Meteor yang mendekat ke bumi dalam perjalanannya di ruang angkasa akan tertarik jatuh ke bumi, merupakan contoh yang lain.

Gaya tarik menarik ini bisa terjadi di antara:
1. Dua benda/partikel apapun (hukum Newton) atau hukum gravitasi
2. Dua benda yang bermuatan magnetik Utara dan Selatan (lihat bagian magnit)
3. Dua benda yang bermuatan listrik positif dan negatif.

Lawan dari gaya tarik-menarik ini adalah gaya tolak-menolak. Jenis gaya tolak-menolak bisa terjadi pada: 
  1. Dua benda yang bermuatan magnetik yang sama (sama-sama Utara atau sama-sama Selatan) 
  2. Dua benda yang bermuatan listrik yang sejenis (sama-sama positif atau sama-sama negatif).  
  3. Dua atom yang berdekatan pada jarak kurang dari diameter atomnya.
Metode magnetik bumi dipakai oleh orang Tiongkok kuno. Teori Tiongkok kuno berbeda dengan medis, teori medis menggunakan aliran darah sebagai acuannya, sedangkan teori Tiongkok kuno (Pendulum) impuls-impuls saraf serta pengaruh HORMONAL.

Peralatan dg Metode Pendulum:
1. Benang yg digunakan tidak terlalu panjang, sekitar 30-40 cm
2. Bandul, dpt menggunakan logam, bukan logam mulia. Contoh adalah peniti atau paku

Cara mengujinya: 
  1. Pegang burung dg tangan kiri atau kanan 
  2. Benang diikat (Tidak dipegang tangan), bisa kita dengan pohon yg tidak ada besi di sekitarnya.
  3.  Bandul (Peniti atau paku) diarahkan pada kepala bagian belakang dg jarak +/- 0.5 cm

Hasil Gerakan:

1. Gerakan bolak balik ke depan dan ke belakang atau maju mundur.
JIka hasilnya gerakan adalah ini, maka burung kemungkinan besar berjenis kelamin jantan. Gerakan ini adalah gerakan tarik menarik, kombinasi antara gerakan gravitasi oleh bandul, tarik menarik antara kandungan hormon dengan logam pendulum, dan juga oleh magnet bumi maka dihasilkan gerakan ini. Anggap kandungan hormon laki dominan mengandung ion negatif (-) dan besi bandul dominan mengandung ion positif (+). Maka sesuai kaidah fisika akan terjadi gerakan tarik menarik yg dimunclkan dengan gaya maju bandul bolak balik ke depan dan ke belakang atau maju mundur atau ke kanan atau ke kiri.

2. Gerakan membentuk lingkaran atau mendekati oval.
Jika hasil gerakan adalah ini, maka burung berjenis kelamin betina. Gerakan ini adalah gerakan tolak menolak, kombinasi antara gerakan gravitasi oleh bandul, tolak menolak antara kandungan hormon dengan logam pendulum, dan juga oleh magnet bumi maka dihasilkan gerakan ini. Anggap kandungan hormon laki dominan mengandung ion positif (+) dan besi bandul dominan mengandung ion positif (+). Maka sesuai kaidah fisika akan terjadi gerakan tolak menolak yg dimunculkan dengan gaya Gerakan membentuk lingkaran atau mendekati oval.

Persyaratan: 
  1. Pengujian sebaiknya tidak dilakukan pada burung yg belum dewasa, karena burung yg belum dewasa kandungan hormonal si burung belum sempurna. MInimal umur 4 bulanan. 
  2. Saat melakukan sexing dg pendulum ini jauhkan dg benda2 yg bersifat logam/steel (besi), jarak minimal adalah 30 ft (8-10 m). Jarak ini adalah jarak teraman, karena tidak interference dg steel/besi disekitarnya. 
  3. Gunakan logam mulia utk pengetesan, beberapa logam terkenal adalah aluminium, tembaga, emas, besi, timah, perak, titanium, uranium, dan zink dsb. Emas atauy jarum peniti bagus. 
  4. Sebaiknya jangan dipegang burungnya, karena bila burung dipegang disamping mempunyai efek kurang baik terhadap burung, juga akan terpengaruh oleh ion listrik yg terkandung dalam diri kita (tangan kita). 
  5. Jangan terkena angin, yg akan mempengaruhi gerakan. 
  6. Gerakan tegantung dari kandungan hormnal burung, semakin dewasa atau sempuna kandungan hormonal, gerakan semakin kuat. Metode ini sangat bagus untuk menentukan kesiapan si burung untuk dilakukan breeding.
kesimpulan dari metode pendulum tersebut adalah :  
  • Jika pendulum bergerak ke satu arah ( kanan dan kiri / maju mundur ) maka burung tersebut adalah burung JANTAN.  
  • Jika pendulum bergerak memutar maka burung tersebut adalah BETINA.

Selamat mencoba

Saturday, December 12, 2015

Si Mungil Gacor(Mantenan)

Burung sepah atau yang biasa orang jawa sebut dengan sebutan burung mantenan ini adalah jenis burung dari family Campepaghidae dan dari genus Pericrocotus. Spesies ini termasuk jenis burung yang memakan serangga seperti ulat, laba-laba, kumbang, larva dan lain-lain, namun ada juga sebagian yang juga memakan buah-buahan.

http://birdonlover.blogspot.co.id/
Jika sobat kicau lover sedang mencari burung untuk masteran ataupun sebagai peliharaan / klangenan di rumah, Burung Mantenan ini sangat cocok di jadikan pilihan, selain harganya terjangkau, warna fisik yang mempesona, suaranya pun nyaring dan ber speed.

Habitat dari burung ini adalah di hutan primer maupun sekunder, hutan mangrove, lahan perkebunan dan lain-lain. Burung ini mempunyai ras yang banyak sekali dan tersebar di Asia tenggara, India, Himalaya, China, Indonesia dan lain-lain.

Macam-macam jenis burung mantenan terdiri dari:

1. Burung Sepah Kecil (Pericrocotous Cinnamomeus).

2. Burung Sepah Padang (Pericrocotous Divaricatus).

3. Burung Sepah Gunung (Pericrocotous Miniatus).

4. Burung Sepah Tulin (Pericrocotous Igneus).

5. Burung Sepah Dagu kelabu (Pericrocotous Solaris).

6. Burung Sepah Hutan (Pericrocotous Flammeus).


7. Burung Sepah Hutan Himalaya (Pericrocotous Flammeus Speciosus).
Dari semua jenis burung Sepah ini, jantan dan betina sama-sama dapat mengeluarkan kicauan, untuk jantan karakter suaranya lebih variatif sedangkan yang betina karakternya monoton dan lebih rapat (ngepik).

Untuk kualitas suara kicauannya, menurut kami adalah burung Sepah hutan yang dari Himalaya, karena suara dari burung yang jenis himalaya mempunyai volume yang lebih kencang dengan speed yang lebih rapat, dibangkan yang biasa.. tapi itu semua tergantung pada selera sobat masing-masing..

sedangkan perbedaan fisiknya adalah warna merah pada burung himalaya lebih tegas sedangkan yang biasa warnanya lebih muda (orange).

Thursday, December 10, 2015

Burung Macaw yang sangat cantik dan macam-macam jenisnya

Burung Macaw adalah burung yang berukuran lumayan besar dan memiliki warna  yang sangat cantik, unik dan juga memiliki tingkat intelegensi yang cukup tinggi, maka tak jarang burung ini sering di tampilkan dalam ajang sirkus dan memamerkan kepintarannya seperti menirukan suara manusia, menari, bersepeda, berhitung dan lain-lain.

Mungkin kicau lover bertanya, kenapa burung ini jarang di temui atau di pelihara orang.. yah, selain burung ini memiliki tampilan yang sangat eksotis, harga burung yang kebanyakan dari Amerika ini memiliki harga yang sangat fantastis..

Cukup banyak jenis-jenis burung Macaw ini, dan untuk harga yang paling murahnya saja mencapai 50juta rupiah  / pasang, itu adalah dari jenis macaw blue dan gold. Sedangkan untuk jenis Macaw green wing di bandrol dengan harga 60-65 juta rupiah / pasang. Namun ada juga jenis Macaw yang lebih mahal yaitu jenis Macaw Starlet yang harganya cukup mencengangkan yaitu mencapai 250 juta rupiah.

Untuk burung Macaw ini ada sekitar 6 species yaitu Ara, Cyanopsitta, Anodorhynchus, Orthopsittaca, Diopsittaca dan Primolius.

Spesies Ara terdiri dari :

  • Great Green Macaw (Ara Ambiguus).
  • Blue and Yellow Macaw (Ara Ararauna).
  • Green Winged Macaw (Ara Chloroptera).
  • Blue Throated Macaw (Ara Glaucoglaris).
  • Scarlet Macaw (Ara Macaw).
  • Military Macaw (Ara Militaris).
  • Red Fronted Macaw (Ara Rubrogenys).
  • Chestnut Fronted Macaw (Ara Severa).
  • Cuban Red Macaw (Ara Tricolor).
  • Saint Croix Macaw (Ara Autocthones).

    Spesies Cyanopsitta :

    • Spix's Macaw / Litle Blue Macaw (Cyanopsitta Spixii).


    Spesies Anodorhynchus :

    • Glaucous Macaw (Anodorhynchus Glaucus).
    • Hyacinth Macaw (Anodorhynchus Hyacinthinus).

    • Lear's Macaw (Anodorhynchus Leari).

      Spesies Orthopsittaca :

      • Red Bellied Macaw (Orthopsittaca Manilata).

      Spesies Diopsittaca :

      • Red Shouldered Macaw / Hahn's Macaw (Diopsittaca Nobilis).

      Spesies Primolius :

      • Blue Headed Macaw (Primolius Couloni).

      • Blue Winged Macaw / Illiger's Macaw (Primolius Maracana).

      • Golden Collared Macaw / Yellow Collared Macaw (Primolius Auricollis).






        Mengenal burung Manyar jantan dan betina

        Burung Manyar adalah burung yang sangat pintar dalam bidang arsitek, yaitu burung pejantan akan membangun sarangnya dengan sangat rapi, unik dan cukup ribet. Karena mereka bersaing untuk membangun sarangnya untuk menarik perhatian dari burung betina, dimana sarang terbaik dialah yang akan mendapatkan pasangan betinanya dan jika sebaliknya maka burung betina enggan untuk berpasangan dengannya.

        Burung yang memiliki nama latin Ploceus Manyar ini dulu sering terlihat di area pekarangan sawah dan lain-lain, namun sekarang ini sangat sulit di temukan di alam bebas, karena ramenya perburuan oleh manusia.

        Di Asia tenggara, burung yang dalam bahasa inggris di sebut burung Weaver Bird ini ada empat jenis, dan yang ketiga jenis tersebut dapat di temukan di Indonesia, di antaranya adalah :

        • Manyar Tempua.
        • Manyar Jambul.
        • Manyar Emas.
        Selain itu, burung pemakan biji-bijian yang suara aslinya aneh, melengking, serak dan kadang ga enak di dengar oleh teling. ternyata burung ini juga pintar dalam meniru suara burung lain, khususnya suara burung Kenari, Blackthroat dan Mozambik. Suaranya pun terdengar sangat fasih dan cukup jelas.

        Tak jarang pula banyak sobat kicau lover yang menjadikan burung ini sebagai burung masteran mereka. Karena harganya yang cukup terjangkau dan juga perawatannya untuk burung ini tidak terlalu sulit layaknya merawat burung kenari.




        Burung Nightingale, burung mungil yang dahsyat


        Pasti sobat Burung Kicau sudah tau dengan burung mungil yang bersuara dahsyat ini.. yah, namanya adalah burung Nightingale, burung yang mempunyai nama latin Lusciana Megarhynchos ini adalah burung yang masih dalam keluarga burung turdidae atau yang lebih di kenal dengan sebutan burung Sikatan. Maka tak jarang pula ada yang menyebut burung ini dengan sebutan burung Sikatan londo.

        Burung ini sangat jarang kita temui karena burung ini sudah termasuk dalam kategori burung yang di lindungi di daerah asalnya yang habitatnya kebanyakan di wilayah benua Eropa dan South-West Asia, jadi sudah sangat tidak memungkinkan untuk mendatangkan atau mengimpor burung ini. 


        Seperti burung-burung jenis turtidae yang lain, burung ini memakan buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan dan juga serangga. Mereka biasa hidup di hutan-hutan dan semak belukar yang berada dalam ketinggian kurang lebih 1400 kaki di atas permukaan laut.
        Burung yang memiliki ukuran sekitar 16 cm ini berwarna kecoklatan, mereka mempunyai kicau yang sangat variatif, tajam dan keras dan juga sangat rajin untuk bernyanyi di siang maupun malam hari, sehingga burung ini sangat cocok untuk di jadikan master burung-burung lain seperti Murai batu, Cucak ijo, Pentet, Kacer dan lain-lain.

        Di negara asalnya burung ini sudah sangat populer sejak ribuan tahun yang lalu dan namanya sering di jadikan sebagai cerita legenda, puisi dan juga bahklan ada yang menggunakannya dalam bait lagu.




        Mengenal burung Trucukan jantan dan Tips membuat pakan racikan

        Sobat kicau mani pasti sudah kenal dengan dengan burung yang satu ini, karena burung ini sangat familiar sekali, yah namanya adalah burung Trucukan, ada juga yang menyebutnya dengan burung Jog-jog, Cerukcuk dan lain-lain, sedangkan di dalam bahasa Inggris burung yang masih bersaudara dengan Cucak rowo ini di sebut Yellow-Vented Bul-bul.

        Burung yang memiliki nama latin Pycnonotus Goiavier ini masih banyak di temukan di sekitar kita, dan hampir semua pasar burung pasti menjual burung ini, artinya burung ini populasinya masih terjaga di alam ini, di habitatnya burung ini menyukai di semak belukar, perkebunan, hutan sekunder, pekarangan dan tak jarang burung ini sering terlihat di tepi jalan ataupun di keramaian dan biasanya mereka berkelompok.

        Seperti burung-burung Merbah/Cucak-cucakan yang lain, burung ini gemar sekali memakan buah-buahan seperti pisang, pepaya, apel dan mereka juga memakan beberapa serangga, ulat, cacing dan lain-lain.

        Banyak juga sobat kicau yang memelihara burung ini, selain harganya yang terjangkau burung inipun mempunyai gaya khas yaitu berkicau sambil membuka kedua sayapnya atau biasa di sebut dengan istilah Garuda, di tambah lagi dengan suara yang merdu, apalagi untuk burung yang sudah bisa Ropel atau orang jawa menyebutnya dengan istilah Ningklong, serasa kicauan burung Cucak rowo.

        Untuk membedakan jenis kelamin burung Trucukan sebagai berikut:
        Jantan:
        • Buka mulutnya dan lihatlah, jika tenggorokannya berwarna kuning/orange maka burung itu jantan.
        • Lingkar hitam di sekitar mata, warna hitamnya lebih pekat/tegas.
        • Lebih suka membuka jambul di kepalanya apalagi saat berkicau.
        • Ukuran badannya lebih besar/kekar.
        • Warna pada bagian dadanya terlihat agak gelap.
        • Pada saat diam ekornya biasanya ngumpul / tidak mekar.
        • Lebih jelasnya lihat pada gambar..
        Sedangkan Untuk Betina sebaliknya..

        Tips membuat pakan racikan agar burung Trucukan cepat gacor:
        1. Sobat bisa mengoleskan madu pada buah pisang lalu berikan pada burung anda.
        2. Atau sobat bisa juga memberinya apel+kroto, caranya yaitu:
          -Parut lah buah apel yang akan di berikan, lalu ambil daginya/ampasnya saja, kemudian campurlah dengan kroto secukupnya.

        Mengenal burung Cabe jawa / Kemade / Ndas abang jantan dan betina

        Burung kecil ini mempunyai sebutan yang banyak, antara lain yaitu burung  cabai jawa, cabean, kemade, tongcit, emprit ndas abang dan lain-lain, dalam bahasa inggris burung ini di sebut Scarlet Headed Flowerpecker.

        Sosoknya sering terlihat di pekarangan rumah, hutan mangrove, di kebun, dan sangat menyukai pohon-pohon yang sedang berkembang atau berbunga seperti pohon mangga, jambu, rambutan, kersen dan lain-lain. Daerah penyebarnnya pun cukup luas yakni di Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sumatra.

        Burung yang berukuran sekitar 8 cm ini mempunyai nama latin Dicaeum Trochileum dan termasuk dalam keluarga Dicaeidae, sebenarnya keberadaannya mempunyai peranan yang penting dalam sistem ekologi, karna dia dapat membantu penyebaran biji-biji dari sisa buah-buahan yang telah dia makan, atau yang di sebut dengan Ornithokori (pohon/tanaman yang membutuhkan bantuan dari burung untuk menyebarkan biji-bijinya), seperti tanaman benalu.

        Di alam habitatnya burung ini memakan buah dari tanaman benalu, buah-buahan dan juga serangga-serangga yang berukuran kecil.

        Kicauannya yang khas dengan tembakan crecetannya yang tajam dan rapat, menjadikan burung ini marak di buru para penghoby burung, kebanyakan untuk  di jadikan sebagai burung master, apalagi harganya juga cukup terjangkau.

        Untuk membedakan jenis kelaminnya pun tidak terlalu sulit untuk burung yang dewasa
        Ciri-ciri Jantan:
        Pada bulu bagian kepala,leher dan punggung berwarna merah, tunggir / pangkal ekor juga  berwarna merah, sementara sayapnya berwarna gelap / hitam dan perutnya berwarna putih ke coklatan / ke abu-abuan.

        Sedangkan betina:
        Pada bagian tunggir / pangkal ekor juga berwarna merah tetapi pada bagian kepala hingga punggungnya berwarna coklat ke abu-abuan, untuk kurang lebihnya lihat gambar..






        Mengenali burung Cucak kombo / Kecial kombo jantan dan betina


        Meskipun burung yang satu ini memiliki sebutan nama Cucak kombo, namun burung bukanlah termasuk dalam keluarga burung Cucak-cucakan atau merbah, melainkan dia adalah sejenis burung penghisap madu (Honey eater), adapun juga yang menyebut burung ini dengan sebutan Kecial kombo.

        Ternyata burung yang memiliki nama latin Lichmera Lombokia ini adalah burung endemik dari Indonesia, yang bisa sobat kicau mania temukan di Pulau lombok, Flores (NTT) dan Sumbawa (NTB).

        Tetapi ada juga Cucak kombo yang  mempunyai nama latin Lichmera Limbata yang habitatnya tersebar di Lombok, Flores, Sumbawa, Bali, Pulau Komodo, Sangeang, Alor, Sumba, Lomblen, Savu, Roti, Ndoo, Ndao, Semau, dan Timor.

        Layaknya burung Kolibri, burung ini pun adalah termasuk burung yang di lindungi, karena burung ini memiliki peranan penting dalam  keseimbangan ekosistem alam ini, karena keberadaannya dapat membantu dalam penyerbukan bunga secara alami.

        Namun ternyata banyak yang memburu burung ini dan tidak sedikit pula pedagang yang menjual burung ini di pasaran, karena burung ini memiliki suara crecetan yang khas dan layak di jadikan masteran, jika burung Kolibri memiliki crecetan yang sangat rapat dan nyaring, maka burung ini suaranya agak tebal di bandingkan dengan burung Kolibri.

        Membedakan jenkel (jenis kelamin) dari burung ini:

        Untuk membedakan ciri-ciri dan jenis kelamin dari burung ini cukup sulit, karena jika di lihat sepintas burung ini hampir tidak ada perbedaan antara burung jantan dan betina, jadi harus benar-benar teliti.

        Betina:
        • Warna bulu pada betina lebih terang di bandingkan dengan yang jantan.
        • Memiliki garis warna kuning pada pangkal paruhnya.
        • Ada warna kuning kehijauan yang tegas pada daerah atas kepala, bawah paruh dan ujung sayap.
        • Ada semburat kuning pada dadanya.

        Jantan:
        • Warna bulunya lebih gelap atau tidak secerah betina.
        • Jika betina pada bagian atas kepala, bawah paruh dan punggungnya agak berwarna kekuningan, maka pada burung jantan warnanya abu-abu gelap.
        • Ada bercak-bercak hitam pada leher/dada. 



        Top Rank Post Bird

        Bosh Smart Garden

          Taman Pintar Bosch Smart Grow Di Dalam Rumah Terobosan   Baru Dunia Pertanian Era 2023 "Menakjubkan dan tumbuh besar" – begitu...

        Top Rank Popular Post